Langkah
Ku coba lalui jalan ini
diantara rindu benci
sempurna
membelenggu jiwa
Pergilah
ke tempat pengasingan
dimana tak ada tempat untuk bernafas
agar tak ada lagi duka
tak ada lagi amarah.
Posted in Puisi Kiriman • 1 Comment »
Ku coba lalui jalan ini
diantara rindu benci
sempurna
membelenggu jiwa
Pergilah
ke tempat pengasingan
dimana tak ada tempat untuk bernafas
agar tak ada lagi duka
tak ada lagi amarah.
Posted in Puisi Kiriman • 1 Comment »
Kini ku rindu diriMu
Selalu teringat diriMu
Ku sesali ku pergi dari hidupMu
Berharap kau datang dan ada di sampingku
Temani ku saat gundah
Temani ku saat sepi
Berat hidup ini tanpa mu
Ku hanya mencintai kamu
Posted in Puisi Kiriman • No Comments »
Entah bagaimana aku harus memulai pembicaraan ini?
hanya lamunan yang dapat ku hadirkan saat aku rindu..
kamu,adalah sebuah keindahan mimpi yang slama ini
s’lalu ada dalam setiap derap langkah… Baca Selengkapnya..
Posted in Curhat • No Comments »
Antarkan aku ke surgamu
Agar kutau dimana tempatku
Bawalah ku terbang ke sana cintaku
Antarkan aku ke surgamu
Dari kelemahan hatiku
Saat hilang kian tenggelam
Mohon apungkan beban di jiwa
Posted in Artikel Renungan, Puisi Kiriman • No Comments »
Tiada hari lalu
ingatan itu kuat kuatlah
tentang tangan yang memejamkan
dan titik titik yang hitam tenggelam
Beradu prasangka
beribu aduk raup
getar gemetarnya mencabik cabik cita
yang awalnya tiadalah kasih bermain raga
Posted in Puisi Kiriman • No Comments »
Hendaklah aku bicara cinta
sebentar saja
tentang dunia, mendamba
baik sejak aku melangkah satu satu
dan mimpi ku memaknai mu
aku tak dapat menafikan adanya cinta
Posted in Puisi Kiriman • No Comments »
Aku mungkin bisa melihat nya
aku mungkin bisa membayang kan nya
mungkin aku juga bisa merasakan kehadiran nya
Namun bagaimana jika aku tak lagi bisa mengenal nya
bukan karena… Baca Selengkapnya..
Posted in Puisi Kiriman • No Comments »
Tuhan,,
Meski Kau tak menyatukan..
Izinkan perasaan ini tetap hadir..
Meski waktu tak menepis rindu…
Meski tak memiliki..
hati ini tetap termiliki..
Rasa ini tetap miliknya…
Posted in Puisi Kiriman • No Comments »
Dinda…
dalam haru kupandangi mata indahmu
bibir tipismu,dan lembayu anggunmu.
dinda…
tataplah angkasa biru,
disana dulu cinta kita ku ukir,
disana dulu sajak-sajak rindu tentangmu kutulis
dinda..
aku meninggalkanmu dengan satu alasan ketenangnmu
kebahagianmu dengan nya.
Posted in Puisi Kiriman • No Comments »