Balada Cinta Yang Berjalan
Hendaklah aku bicara cinta
sebentar saja
tentang dunia, mendamba
baik sejak aku melangkah satu satu
dan mimpi ku memaknai mu
aku tak dapat menafikan adanya cinta
Hingga jalan setapak tapak tebuka
sekusut kusut terurai
dan akhirnya seikat ikat jatuh juga
Ah.. tapi..
cinta
mengapa sampai ada senja
yang membuatku merunduk sendu
semasa dua musim lewat
lewat! lewat!
sudah lewat
setapak pun tak jua ku temukan
menghilangkan jejakmu sendiri
hingga tak sampailah aku mengikat kembali
talinya ikut kusut, rusak, tua
aku pun kalut, rusak, tua
Walau bagaimanapun ku mencari satu per satu
benang per benang
sutra yang sudah jadi karung itu benar benar sulit
jelek sudah, maka hampir ku buang
namun kembali
jika ingat telapak pertamaku lagi
ya kembali lagi
Hingga kini kau terus melangkah
meninggalkan seikat ikat cinta
makin jauh
dan ikatan itu kian lepas, luas, landas
dan perih aku jadinya
Dikirim oleh : Kemala Pratiwi


