Arsip untuk Kategori ‘Chairil Anwar’

Des 31

Yang terampas Dan Yang Putus-Chairil Anwar

Rabu, Desember 31st, 2008

Kelam dan angin lalu mempesiang diriku,
menggigir juga ruang di mana dia yang kuingin,
malam tambah merasuk, rimba jadi semati tugu

Di Karet, di Karet (daerahku y.a.d) sampai juga deru dingin

Aku berbenah dalam kamar, dalam diriku jika kau datang
dan aku bisa lagi lepaskan kisah baru padamu;
tapi kini hanya tangan yang bergerak lantang

Tubuhku diam dan sendiri, cerita dan peristiwa berlalu beku

1949

Tags:

Des 31

Cerita Buat Dien Tamaela-Chairil Anwar

Rabu, Desember 31st, 2008

Beta Pattiradjawane
jang didjaga datu datu
Tjuma satu

Beta Pattiradjawane
kikisan laut
berdarah laut

beta pattiradjawane
ketika lahir dibawakan
datu dajung sampan
(lagi…)

Tags: ,

Des 31

Senja Di Pelabuhan Kecil-Chairil Anwar

Rabu, Desember 31st, 2008

Buat: Sri Ajati

Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.
(lagi…)

Tags: ,

Des 31

Selamat Tinggal-Chairil Anwar

Rabu, Desember 31st, 2008

Aku berkaca

Ini muka penuh luka
Siapa punya ?

Kudengar seru menderu
dalam hatiku
Apa hanya angin lalu ?

Ah…….!!

Lagu lain pula
Menggelepar tengah malam buta

Segala menebal, segala mengental
Segala tak kukenal ………….!!
Selamat tinggal …………….!!

Dari: Deru Campur Debu

Tags: ,

Des 31

Sajak Putih-Chairil Anwar

Rabu, Desember 31st, 2008

Buat tunanganku Mirat

Bersandar pada tari warna pelangi
kau depanku bertudung sutra senja
di hitam matamu kembang mawar dan melati
harum rambutmu mengalun bergelut senda
(lagi…)

Tags: ,

Des 31

Rumahku-Chairil Anwar

Rabu, Desember 31st, 2008

Rumahku dari unggun-unggun sajak
Kaca jernih dari segala nampak

Kulari dari gedung lebar halaman
Aku tersesat tak dapat jalan
(lagi…)

Tags: ,

Des 31

Prajurit Jaga Malam-Chairil Anwar

Rabu, Desember 31st, 2008

Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu ?
Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras,
bermata tajam
Mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya
kepastian (lagi…)

Tags: ,

Des 31

Persetujuan Dengan Bung Karno-Chairil Anwar

Rabu, Desember 31st, 2008

Ayo ! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janji
Aku sudah cukup lama dengan bicaramu
dipanggang diatas apimu, digarami lautmu
Dari mulai tgl. 17 Agustus 1945
Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimu
Aku sekarang api aku sekarang laut

Bung Karno ! Kau dan aku satu zat satu urat
Di zatmu di zatku kapal-kapal kita berlayar
Di uratmu di uratku kapal-kapal kita bertolak & berlabuh

1948

Tags: ,

Des 31

Penerimaan-Chairil Anwar

Rabu, Desember 31st, 2008

Kalau kau mau kuterima kau kembali
Dengan sepenuh hati

Aku masih tetap sendiri

Kutahu kau bukan yang dulu lagi
Bak kembang sari sudah terbagi

Jangan tunduk! Tentang aku dengan berani

Kalau kau mau kuterima kembali
Untukku sendiri tapi

Sedang dengan cermin aku enggan berbagi.

Maret 1943

Tags: ,

Des 31

Nisan-Chairil Anwar

Rabu, Desember 31st, 2008

Bukan kematian benar menusuk kalbu
Keridhaanmu menerima segala tiba
Tak kutahu setinggi itu di atas debu
Dan duka maha tuan tak bertahta. .

Tags: ,