Arsip untuk Kategori ‘Taufiq Ismail’
Nov 09
Friday, November 9th, 2012
Kasih Ibu yang begitu indah
Kasih yang tidak pernah lepas
Kaisih yang sempurna dalam hangatnya pelukan
Kasih yang meredakan amara
Kasih Ibu yang begitu tulus
Ibu yang… Baca Selengkapnya..
Pengirim : Andreas Wijaya Prasetia Website : http://facebook
Tags: Andreas Wijaya Prasetia
Posted in Taufiq Ismail •
1 Comment »
Nov 09
Friday, November 9th, 2012
Kasih Ibu yang begitu indah
Kasih yang tidak pernah lepas
Kaisih yang sempurna dalam hangatnya pelukan
Kasih yang meredakan amara
Kasih Ibu yang begitu tulus
Ibu yang… Baca Selengkapnya..
Pengirim : Andreas Wijaya Prasetia Website : http://facebook
Tags: Andreas Wijaya Prasetia
Posted in Taufiq Ismail •
No Comments »
Dec 04
Sunday, December 4th, 2011
Dengan puisi aku bernyanyi
Sampai senja umurku nanti
Dengan puisi aku bercinta
Berbatas cakrawala
Dengan puisi aku mengenang
Keabadian Yang Akan Datang
Dengan puisi aku menangis
Baca Selengkapnya..
Pengirim : Taufiq Ismail
Tags: aku, dengan, puisi
Posted in Taufiq Ismail •
No Comments »
Jan 14
Wednesday, January 14th, 2009
Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
yang tumbuh di tepi danau
Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
memperkuat tanggul pinggiran jalan
Tags: Kerendahan Hati
Posted in Taufiq Ismail •
9 Comments »
Jan 14
Wednesday, January 14th, 2009
Kami generasi yang sangat kurang rasa percaya diri
Gara-gara pewarisan nilai, sangat dipaksa-tekankan
Kalian bersengaja menjerumuskan kami-kami
Sejak lahir sampai dewasa ini
Jadi sangat tepergantung pada budaya
Meminjam uang ke mancanegara
Sudah satu keturunan jangka waktunya
Tags: Kalian Cetak Kami Jadi Bangsa Pengemis, Lalu kalian Paksa Kami Masuk Masa Penjajahan Baru..
Posted in Taufiq Ismail •
No Comments »
Jan 14
Wednesday, January 14th, 2009
Cucu kau tahu, kau menginap di DPR bulan Mei itu
Bersama beberapa ribu kawanmu
Marah, serak berteriak dan mengepalkan tinju
Bersama-sama membuka sejarah halaman satu
Lalu mengguratkan baris… Baca Selengkapnya..
Tags: Kau Menjawab Pertanyaan Cucu-mu, Ketika Sebagai Kakek di Tahun 2040
Posted in Taufiq Ismail •
No Comments »
Jan 14
Wednesday, January 14th, 2009
I
Ketika di Pekalongan, SMA kelas tiga
Ke Wisconsin aku dapat beasiswa
Sembilan belas lima enam itulah tahunnya
Aku gembira jadi anak revolusi Indonesia
Negeriku baru enam tahun… Baca Selengkapnya..
Tags: Malu (aku) jadi orang Indonesia
Posted in Taufiq Ismail •
1 Comment »
Jan 14
Wednesday, January 14th, 2009
Langit akhlak telah roboh di atas negeri
Karena akhlak roboh, hukum tak tegak berdiri
Karena hukum tak tegak, semua jadi begini
Negeriku sesak adegan tipu-menipu
Bergerak ke kiri,… Baca Selengkapnya..
Tags: Ketika burung merpati sore melayang
Posted in Taufiq Ismail •
1 Comment »
Jan 14
Wednesday, January 14th, 2009
Ini bicara blak-blakan saja, bang
Buka kartu tampak tampang
Sehingga semua jelas membayang
Monoloyalitas kami
sebenarnya pada uang
Tags: Syair empat kartu ditangan
Posted in Taufiq Ismail •
No Comments »
Jan 14
Wednesday, January 14th, 2009
Seseorang dianggap tak bersalah,
sampai dia dibuktikan hukum bersalah.
Di negeri kami, ungkapan ini terdengar begitu indah.
Kini simaklah sebuah kisah,
Tags: Yang selalu terapung di atas gelombang
Posted in Taufiq Ismail •
No Comments »