Kirim Tulisan

Judul Tulisan* :
Pilih Kategori* :
Nama: *
Email: *
Website:
Isi Tulisan* :
Tag Tulisan:
Contoh: tuhan,cinta,harapan (pisahkan dengan koma)
Upload Gambar:
Kode Verifikasi
Visual CAPTCHARefresh
Saya telah membaca Syarat dan Ketentuan

Arsip untuk Kategori ‘Taufiq Ismail’

Dec 04

Dengan puisi, aku

Sunday, December 4th, 2011

Dengan puisi aku bernyanyi
Sampai senja umurku nanti
Dengan puisi aku bercinta
Berbatas cakrawala
Dengan puisi aku mengenang
Keabadian Yang Akan Datang
Dengan puisi aku menangis
Jarum… Baca Selengkapnya..

Pengirim : Taufiq Ismail

Tags: , ,

Jan 14

Kerendahan Hati-Taufiq Ismail

Wednesday, January 14th, 2009

Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
yang tumbuh di tepi danau

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
memperkuat tanggul pinggiran jalan

Tags:

Jan 14

Kalian Cetak Kami Jadi Bangsa Pengemis, Lalu kalian Paksa Kami Masuk Masa Penjajahan Baru-Taufiq Ismail

Wednesday, January 14th, 2009

Kami generasi yang sangat kurang rasa percaya diri
Gara-gara pewarisan nilai, sangat dipaksa-tekankan
Kalian bersengaja menjerumuskan kami-kami
Sejak lahir sampai dewasa ini
Jadi sangat tepergantung pada budaya
Meminjam uang ke mancanegara
Sudah satu keturunan jangka waktunya

Tags: ,

Jan 14

Ketika Sebagai Kakek di Tahun 2040, Kau Menjawab Pertanyaan Cucumu-Taufiq Ismail

Wednesday, January 14th, 2009

Cucu kau tahu, kau menginap di DPR bulan Mei itu
Bersama beberapa ribu kawanmu
Marah, serak berteriak dan mengepalkan tinju
Bersama-sama membuka sejarah halaman satu
Lalu mengguratkan baris pertama bab… Baca Selengkapnya..

Tags: ,

Jan 14

Malu (aku) Jadi Orang Indonesia-Taufiq Ismail

Wednesday, January 14th, 2009

I
Ketika di Pekalongan, SMA kelas tiga
Ke Wisconsin aku dapat beasiswa
Sembilan belas lima enam itulah tahunnya
Aku gembira jadi anak revolusi Indonesia
Negeriku baru enam tahun terhormat diakui… Baca Selengkapnya..

Tags:

Jan 14

Ketika burung merpati sore melayang-Taufiq Ismail

Wednesday, January 14th, 2009

Langit akhlak telah roboh di atas negeri
Karena akhlak roboh, hukum tak tegak berdiri
Karena hukum tak tegak, semua jadi begini
Negeriku sesak adegan tipu-menipu
Bergerak ke kiri, dengan maling… Baca Selengkapnya..

Tags:

Jan 14

Syair empat kartu ditangan-Taufiq Ismail

Wednesday, January 14th, 2009

Ini bicara blak-blakan saja, bang
Buka kartu tampak tampang
Sehingga semua jelas membayang

Monoloyalitas kami
sebenarnya pada uang

Tags:

Jan 14

Yang selalu terapung di atas gelombang-Taufiq Ismail

Wednesday, January 14th, 2009

Seseorang dianggap tak bersalah,
sampai dia dibuktikan hukum bersalah.
Di negeri kami, ungkapan ini terdengar begitu indah.
Kini simaklah sebuah kisah,

Tags:

Jan 14

Kembalikan Indonesia padaku-Taufiq Ismail

Wednesday, January 14th, 2009

Hari depan Indonesia adalah dua ratus juta mulut yang menganga,
Hari depan Indonesia adalah bola-bola lampu 15 wat,
sebagian berwarna putih dan sebagian hitam,
yang menyala bergantian,
Hari depan Indonesia adalah pertandingan pingpong siang malam

Tags:

Jan 14

Bagaimana kalau-Taufiq Ismail

Wednesday, January 14th, 2009

Bagaimana kalau dulu bukan khuldi yang dimakan Adam,
tapi buah alpukat,
Bagaimana kalau bumi bukan bulat tapi segi empat,
Bagaimana kalau lagu Indonesia Raya kita rubah,
dan kepada Koes Plus kita beri mandat,
Bagaimana kalau ibukota Amerika Hanoi,

Tags: