Kirim Tulisan

Judul Tulisan* :
Pilih Kategori* :
Nama: *
Email: *
Website:
Isi Tulisan* :
Tag Tulisan:
Contoh: tuhan,cinta,harapan (pisahkan dengan koma)
Upload Gambar:
Kode Verifikasi
Visual CAPTCHARefresh
Saya telah membaca Syarat dan Ketentuan

Arsip untuk Kategori ‘Taufiq Ismail’

Jan 14

Kita Adalah Pemilik Sah Republik Ini-Taufiq Ismail

Wednesday, January 14th, 2009

Tidak ada pilihan lain
Kita harus
Berjalan terus
Karena berhenti atau mundur
Berarti hancur
Apakah akan kita jual keyakinan kita

Tags:

Jan 14

Doa-Taufiq Ismail

Wednesday, January 14th, 2009

Tuhan kami
Telah nista kami dalam dosa bersama
Bertahun membangun kultus ini
Dalam pikiran yang ganda
Dan menutupi hati nurani

Tags:

Jan 14

Takut 66, Takut 98-Taufiq Ismail

Wednesday, January 14th, 2009

Mahasiswa takut pada dosen
Dosen takut pada dekan
Dekan takut pada rektor
Rektor takut pada menteri
Menteri takut pada presiden
Presiden takut pada mahasiswa..

1998

Republika Online edisi : 07 Juni 1998 1999

Tags:

Jan 14

Tentang Sersan Nurcholish-Taufiq Ismail

Wednesday, January 14th, 2009

Seorang Sersan
Kakinya hilang
Sepuluh tahun yang lalu

Setiap siang
Terdengan siulnya
Di bengkel arloji

Tags:

Jan 14

Seratus Juta-Taufiq Ismail

Wednesday, January 14th, 2009

Umat miskin dan penganggur berdiri hari ini
Seratus juta banyaknya
Di tengah mereka tak tahu akan berbuat apa
Kini kutundukkan kepala, karena
Ada sesuatu besar luar biasa
Hilang terasa dari rongga dada

Tags:

Jan 14

Presiden boleh pergi, Presiden boleh datang-Taufiq Ismail

Wednesday, January 14th, 2009

Sebuah orde tenggelam
Sebuah orde timbul
selalu saja ada suatu lapisan
masyarakat di atas gelombang itu selamat
Mereka tidak mengalami guncangan yang berat
Yang selalu terapung di atas gelombang
Seseorang dianggap tidak bersalah

Tags: ,

Jan 14

Kutahu kau kembali jua anakku-Taufiq Ismail

Wednesday, January 14th, 2009

Saudara-kandungku pulang perang, tangannya merah
Kedua pundak landai tiada tulang selangka
Dia tegak goyah, pandangnya pada kami satu-satu
Aku tahu kau kembali jua anakku

Tags:

Jan 14

Jawaban dari pos terdepan-Taufiq Ismail

Wednesday, January 14th, 2009

Kami telah menerima surat saudara
Dan sangat paham akan isinya
Tetapi tentang pasal penyerahan
Itu adalah suatu penghinaan
Konvoi sejam lamanya menderu
Di kota. Api kavaleri memancar-mancar
Di roda-rantai dan aspal

Tags:

Jan 14

Buku tamu musium perjuangan-Taufiq Ismail

Wednesday, January 14th, 2009

Pada tahun keenam
Setelah di kota kami didirikan
Sebuah Musium Perjuangan
Datanglah seorang lelaki setengah baya
Berkunjung dari luar kota
Pada sore bulan November berhujan
dan menulis kesannya di buku tamu
Buku tahun keenam, halaman seratus-delapan

Tags:

Jan 14

Bayi lahir Bulan Mei 1998-Taufiq Ismail

Wednesday, January 14th, 2009

Dengarkan itu ada bayi mengea di rumah tetangga
suaranya keras menangis berhiba-hiba
Begitu lahir ditating tangan bidannya
Belum kering darah dan air ketubannya
Langsung dia memikul hutang di bahunya
Rupiah sepuluh juta

Tags: