Jun 27

Kangen Untuk Bunda

Posted on Juni 27th, 2010 by by admin

Dinihari……….
disini………….
sendiriku menulis bait – bait suram

tak ada yang bisa diajak bicara
selain huruf – hurufku yang kerepotan bersekutu
kerepotan memaknai kusut, masai, sembab dan lantak
tapi justru itu yang menggiring aku kesini,
setelah dikepung amuk api
seringai liur sinis
sajadah basah,
dendam…ya..dendam

duh bunda,
kangenku pada pendar indah cahyamu
dari cermin retak
bersebelahan tempat kau tidur
wajah teduh sekokoh kekar karang katakan :
“ ya, tenanglah anakku………..! “

dan cermin retak itu adalah : aku………!

aku………! yang igauannya adalah tentang idealisme kukuh
aku………! yang berlari ngejar, berlomba, bertualang
dan hanyut
dalam hymne – hymne sunyi asing
babak belur berkelahi dengan doktrin – doktrin usang

aku………! yang lupa di mana bisa temukan wajahmu

dan sekarang di sini
dinihari……….
sendiriku menulis bait – bait suram

tak ada yang bisa diajak bicara
selain huruf – hurufku yang kerepotan bersekutu
kerepotan memaknai kusut, masai, sembab dan lantak

temui aku wajahmu

cikarang 2005

Dikirim oleh : wisnu satriaji

Tags:

Kirim artikel ke Lentera Hati
Dapatkan backlink gratis dengan mengirimkan artikel beserta alamat blog anda ke lenterahati.web.id
Bergabung dengan Lentera Hati di Social Bookmark
Berlangganan artikel melalui Email
Silahkan masukan alamat email, untuk membaca setiap artikel terbaru lenterahati.web.id langsung dari inbox email anda

Tinggalkan Komentar di Kangen Untuk Bunda

CommentLuv Enabled