Kirim Tulisan

Judul Tulisan* :
Pilih Kategori* :
Nama: *
Email: *
Website:
Isi Tulisan* :
Tag Tulisan:
Contoh: tuhan,cinta,harapan (pisahkan dengan koma)
Upload Gambar:
Kode Verifikasi
Visual CAPTCHARefresh
Saya telah membaca Syarat dan Ketentuan
Jan 14

Kerendahan Hati-Taufiq Ismail

Posted on January 14th, 2009 by by admin

Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
yang tumbuh di tepi danau

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
memperkuat tanggul pinggiran jalan

Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air

Tidaklah semua menjadi kapten
tentu harus ada awak kapalnya….
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu….
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri..

Tags:

Kirim artikel ke Lentera Hati
Dapatkan backlink gratis dengan mengirimkan artikel beserta alamat blog anda ke lenterahati.web.id
Bergabung dengan Lentera Hati di Social Bookmark
Berlangganan artikel melalui Email
Silahkan masukan alamat email, untuk membaca setiap artikel terbaru lenterahati.web.id langsung dari inbox email anda

Tinggalkan Komentar di Kerendahan Hati-Taufiq Ismail

  1. #1 menjadi_sederhana
    September 16th, 2009 at 19:47

    Teringat saat seorang sahabat saya mendeklamasikan puisi ini.
    Dia membawakannya dengan penuh semangat,diberi pengharum dengan penghayatan diri sempurna.
    Dan puisi ini membawa saya ke alam yang berbeda. Menuju alam sederhana.

    Post ReplyPost Reply
  2. #2 kiseki
    June 29th, 2010 at 07:19

    Saya rekatkan puisi ini di dinding kamar. Sekedar pengingat, bahwa saya tetap dapat bermanfaat cukup dengan menjadi diri saya. Agar tak menangis darah saya menggunakan jubah lain yang kebesaran.

    Post ReplyPost Reply
  3. #3 ary
    September 5th, 2010 at 10:38

    dengan semua kerendahan hati itu mengajarku untuk tetap melangkah dan menatap dengan optimis, dengan kesederhanaan

    Post ReplyPost Reply
  4. #4 rieka
    September 6th, 2010 at 00:59

    kerendahan hati menjadikan dasar dari sebuah hati.menuju jati diri dan kesuksesan

    Post ReplyPost Reply
  5. #5 Oesman
    March 30th, 2011 at 05:44

    Coba bandingkan sajak di atas dengan karya : Douglas Maloch (1877 – 1938), “Be The Best Of Whatever You Are”. Link-nya: http://www.masonic-poets-society.com/Malloch.htm#BeTheBestOfWhateverYouAre. Bagaimana pendapat Anda?

    Post ReplyPost Reply
  6. #6 SB
    October 18th, 2011 at 18:10

    itu bukan puisi taufiq ismail dan beliau tidak pernah mengakuinya sebagai karyanya. itu hanya kesalahan seorang penulis buku BSE yg menyatakan bahwa puisi tersebut karya taufiq ismail.

    Post ReplyPost Reply
  7. #7 bp
    November 23rd, 2011 at 15:32

    dale charnergie….

    Post ReplyPost Reply
  • Trackback: Plagiarisme Seorang Sastrawan? « Chandra 2.0 Trackbacks
  • Trackback: Be The Best of Whatever You Are | Andi Piliang Trackbacks
  • CommentLuv badge