Jun 26
Posted on June 26th, 2010 by by admin
Mentari Tua
Aku sudah lelah menatapmu, mentari… kau bisu, saat aku teriak. Juga saat aku termenung atau tertawa.
Sinarmu memang hangatkan rapuh ragaku, namun kau sering lupa jika hujan hendak bersenandung. Kau berlari dan menangis.
Sepi yang kau lukiskan saat sendirimu, mengejar rembulan yang selalu menjauh. Kau terluka dalam bengismu.
Sudah. Tutup saja matamu mentari tua!
Ini bukan zamanmu!
Sekarang giliranku.
14 Oktober 2005
Dikirim oleh : eka mahessa
Tags: Aku sudah lelah menatapmu
This entry was posted
on Saturday, June 26th, 2010 at 22:06 and is filed under Puisi Kiriman.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.
Kirim artikel ke Lentera Hati
Dapatkan backlink gratis dengan mengirimkan artikel beserta alamat blog anda ke lenterahati.web.id
Bergabung dengan Lentera Hati di Social Bookmark
Berlangganan artikel melalui Email
Silahkan masukan alamat email, untuk membaca setiap artikel terbaru lenterahati.web.id langsung dari inbox email anda