puasa-puisi muh amir jaya
PUASA
Tuhan
Terima kasih
Engkau masih mengizinkan kami menikmati bulan sucimu
Bulan yang selalu kami nantikan
Bulan yang selalu mengharukan kami
Bulan yang selalu meneteskan air mata kami
Disaat kami bersimpuh di hadapanMu
Tuhan
Hari ini…
Detik ini…
Ajari mata kami puasa dari pandangan birahi
Ajari telinga kami puasa dari nyanyian gosip
Ajari lidah kami puasa dari kata-kata menyakitkan
Ajari tangan kami puasa dari tanda tangan palsu
Ajari kaki kami puasa dari melangkah ke tempat maksiat
Ajari pikiran kami puasa dari prasangka buruk
Dan ajari hati kami puasa dari bisikan-bisikan syetan
Tuhan
Hari ini …
Detik ini …
Jadikan nafas kami adalah nafasMu
Detak jantung kami adalah detakMu
Yang selalu setia dengan asmaMU
Tuhan
Jjadikan lapar dan haus kami adalah kasih sayangMu
Agar kami bisa raih takwa
Dan puncak ridhoMu
Tarakan, 19 Juli 2012.

