Puisi Kemerdekaan

Prolog Puisi

Menceritakan tentang perjuangan kebudayaan yang bernilai ekonomis pada
masa pemerintahan Imperialisme Liberal Belanda di Indonesia dan cerita
tentang perjuangan kebudayan masa era millenium yang memperjuangkan
kebudayaan dalam nilai-nilai Persatuan sebagai makna asli dan
nilai-nilai Demokrasi Ekonomi PANCASILA sebagai makna unik dalam
pembangunan.

Puisi Karya: M. Ridwan Madjaga

KEMERDEKAAN

Terkenang merdeka kala lalu
Penindasan angkara murka Eropa terbaru
Negeri terbakar kemerdekaan sejati
Dalam lingkar kehidupan kerakyatan

Bila merindu mencari kemerdekaan
Tiba saat kemerdekaan untuk semua rakyat
Satu tanah air, satu bangsa dan satu nusantara (gugusan pulau-pulau)

Kemerdekaan negeri telah mengalir
Dari babakan sejarah panjang
Darah rakyat yang butuh kemakmuran dan keadilan

Kemerdekaan sejati adalah pilar sejati
Sarat makna kehidupan kebangsaan
Sepadan kesetaraan untuk globalisasi
Merah putih landasan makna yang bersandingkan kedamaian

Cita rasa Indonesia merdeka era milenium
Kembali dalam lingkar kehidupan kerakyatan
Darah rakyat terbakar untuk persatuan
Otentik makna asli dan makna unik
Saraf evolusi marhaen adalah nilai kebangkitan
Separuh waktu merangkum budaya
Baku bercangkang api-pun tergenggam
Tumbuh merongrong tradisi baru yang pun menjelma

Cita rasa Indonesia merdeka erat berkait
Mensaji esensi selera memandu ragam rakyat
Tanpa ragu tanpa pergeseran otoritas

Kemerdekaan negeri telah mengalir
Gambar bergumul ragam kepentingan
Pandang makna, pandang nilai, pandang bercipta moral susila merangkum
ragam
Serangkai berjalan mendekati senang
Pandu tajam kesejahteraan membalut kemerdekaan

Perjuangan cita rasa adalah habitat kemerdekaan
Pinus bergaris ruang terekat berjuis dan lagak-lagak kemiskinan
Tampak kayu, atas gunung dan turun tebing
Dari pertapaan kemewahan dan makna
Buka pintu peroleh lapang pembawa selera
Lentur terikat gerak peran negara
Ragam bersandar ruang-ruang dan dermaga
Bijak kemerdekaan dan rujuk kebangsaan
Simpul-simpul merangkai terhibur penyair jalanan

Bila merindu mencari kemerdekaan
tiba saatnya kemerdekaan untuk semua rakyat
satu tanah air, satu bangsa, dan satu nusantara (gugusan pulau-pulau)

Indonesia, 12 juli 2007

Tentang Penyair:
Penyair lahir di Makassar dengan nama M. Ridwan Madjaga, S.Kom tanggal 28
Pebruari 1969, Sudah menulis syair sejak Tahun 1985 yang di muat
beberapa media massa sulawesi selatan, Sekarang aktif sebagai Ketua
Yayasan Darmanusa (YDNusa)
Yahoo Social Network General Picture: Yahoo.com/gambar/8949fc7a32402b10

This entry was posted in Puisi Kiriman and tagged . Bookmark the permalink.

2 Responses to Puisi Kemerdekaan

  1. I N D O N E S I A

    sebentuk gugusan pulau

    dan tetap saja tak nyaman hidup ketika perasaan
    sebangsa, sesaudara, sepenanggungan
    hanya cerita tapi tak kasat mata

    apa arti lagu-lagu upacara itu
    ketika sehabis dinyanyikan
    sekolah sekolah rakyat tergusur
    seragam seragam bukan menjadi kebanggaan keilmuan
    namun prasyarat dan penghalang keingin tahuan maju

    apa arti kesejahteraan terjamin negara
    jika ketidakmerataannya menimbulkan
    banyak kecemburuan
    bersaing antara jumlah mobil mewah
    dan rumah gerobak sampah
    bersaing antara gedung pencakar lagit
    dan penampungan kolong jembatan sarang penyakit

    apa arti kewibawaan itu
    jika para pencoleng bisa bebas bersekutu
    bom – bom berledakan bak kembang api
    tak ada perlindungan bagi TKI pejuang devisa kita
    juga ketika para juara dunia terlantar
    mengais nafkah ketika masa uzurnya tiba

    siapa yang masih menangis terharu
    ketika merah putih berkibar
    siapa yang masih berdegup bangga
    ketika merah putih mengangkasa
    siapa yang masih berdiri gagah
    ketika merah putih memandang dunia

    ajari aku
    kembali bangga
    kembali mencintai negeriku

  2. vigrx plus says:

    If you’re still on the fence: grab your favorite earphones, head down to a Best Buy and ask to plug them into a Zune then an iPod and see which one sounds better to you, and which interface makes you smile more. Then you’ll know which is right for you.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge